LATIHAN
l Sebuah atom dari unsur tertentu memilii 15 elektron
(a)Berapakah konfigurasi elektron keadaan dasar unsur?
(b)Bagaimana seharusnya elemen diklasifikasikan?
(c)Apakah elemen diagmanetik atau paramagnetik
JAWAB
(a)Kita tahu bahwa n=1 kita mempunyai sebuah orbital 1s(2 elektron), n=2 mempunyai 2s
2s orbital(2 elektron) dan tiga kali 2p orbital(6elektron), n=3 mempunyai 3s orital(2 elektron).Jumlah elektron yang terisisa adalah 15-12=3, dan ketiga elektron yang tersisa ini ditempatkan di orbital 3p. Elektron konfigurasinya adalah 1s,2s,2p,3s,3p
(b)Karena subkulit 3p tidak terisi penuh, ini adalah unsur representatif. Berdasarkan informasi yang diberikan, kita tidak dapat mengatakan apakah itu logam, bukan logam, atau metaoid
(c)Menurut aturan Hund, tiga elektron di orbital 3p memiliki putaran paralel(tiga elektron tidak berpasangan). Oleh karena itu, unsur tersebut bersifat paramagnetik
l Untuk masing-masing pasangan berikut, tunjukkan yang mana dari dua spesies yang lebih besar: (a) N³⁻ atau F⁻; (B) Mg²⁺ atau Ca²⁺; (c) Fe²⁺ atau Fe³⁺
Jawab:
(a) N³⁻ dan F⁻ adalah anion isoelektronik, sama sama mengandung 10 elektron. Karena N³⁻ hanya memiliki tujuh proton dan F⁻ memiliki sembilan, tarikan yang lebih kecil yang diberikan oleh inti pada elektron menghasilkan ion N³⁻ yang lebih besar.
(b) Baik Mg dan Ca anggota Golongan 2A (logam alkali tanah). Dengan demikian, ion Ca²⁺ lebih besar dari Mg²⁺ karena electron valensi ca terletak pada kulit yang lebih besar
(c) Kedua ion memiliki muatan inti yang sama, tetapi Fe²⁺ memiliki 24 elektron dibandingkan dengan 23 elektron untuk Fe³⁺. dan karenanya tolakan elektron-elektron lebih besar. Jari-jari Fe²⁺ lebih besar.
l Unsur X memiliki bilangan kuantum elektron terakhir sebagai berikut.
Jika jumlah neutron dari atom X adalah 4s, tentukan periode dan golongan unsur X tersebut!
Jawab:
Bilangan kuantum elektron terakhir dari unsur X adalah sebagai berikut.
§ n = 4 -> kulit ke-4
§ l = 2 -> subkulit d
§ m = 0 -> elektron terakhir di orbital 0
§ s = +1/2 -> elektron ke arah atas
Dengan demikian, diperoleh:
Konfigurasi elektronnya:
X = 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4p6 3d10 4p6 5s2 4d3
Berdasarkan konfigurasi di atas, diketahui bahwa
§ Kulit tertinggi berada di kulit ke-5. Artinya, unsur X termasuk periode 5.
§ Elektron terakhirnya berada di subkulit d dan jumlah elektron valensinya 5, yaitu 2 elektron dari subkulit 5s dan 3 elektron dari subkulit 4d. Artinya, unsur X termasuk golongan VB.
Jadi, unsur X masuk dalam periode 5 dan golongan VB.
KUIS
8.1 perkembangan tabel periodik unsur
Sistem tabel peridiodik unsur memiliki beberapa perubahan dari zaman ke zaman yang dilakukan oleh beberapa ahli, Sebutkan Sistem Tabel Periodik menurut Oktaf Newalands!
Jawab :
Usaha selanjutnya dilakukan oleh seorang ahli kimia asal Inggris bernama A. R. Newlands, yang pada tahun 1864 mengumumkan penemuannya yang disebut hukum oktaf. Newlands menyusun unsur berdasarkan kenaikan massa atom relatifnya. Ternyata unsur yang berselisih 1 oktaf (unsur ke-1 dan ke-8, unsur ke-2 dan unsur ke-9), menunjukkan kemiripan sifat. Hukum oktaf ini juga mempunyai kelemahan karena hanya berlaku untuk unsur-unsur ringan. Jika diteruskan, ternyata kemiripan sifat terlalu dipaksakan. Misalnya, Zn mempunyai sifat yang cukup berbeda dengan Be, Mg, dan Ca.
8.2 klasifikasi unsur berkala
dari tabel periodik di mana masing-masing elemen berikut ditemukan
a.(Ne)3s1 b.(Ne)3S2 3P3 c.(Ne)3S2 3P6 d.(Ar) 4S2 3d8
jawab
a. (Ne)3s1 = periode 3 golongan IA (Na)
b. (Ne)3S2 3P3 = periode 3 golongan VA (P)
c. (Ne)3S2 3P6 = Periode 3 golonganVIIIA (Ar)
d. (Ar) 4S2 3d8 = periode 4 golongan VIIIB (Ni)
8.3 variasi berkala dalam sifat fisik
Menurut atom Bohr, unsur T memiliki 3 kulit dan 6 elektron valensi maka T terletak pada periode 3 golongan VIA. Hal ini jelas terlihat dari konfigurasi elektronnya.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar